KETERBATASAN PEMAHAMAN GURU KELAS RENDAH TERHADAP KONSEP PEMBELAJARAN MENDALAM DI KELAS
Keywords:
Kurikulum Merdeka, pembelajaran mendalam, pemahaman guruAbstract
Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Salah satu pendekatan yang relevan adalah pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan pemahaman bermakna, keterkaitan dengan konteks nyata, serta keterlibatan aktif murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keterbatasan pemahaman guru sekolah dasar terhadap konsep pembelajaran mendalam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di SD Negeri 111/I Muara Bulian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru kelas rendah, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memiliki pemahaman dasar tentang Kurikulum Merdeka dan mulai menerapkan pembelajaran yang kontekstual serta berpusat pada murid. Namun, pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam masih belum sepenuhnya utuh, terutama dalam membedakan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum sebelumnya, mengintegrasikan pembelajaran antar mata pelajaran, serta memanfaatkan media pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang lebih aplikatif, penguatan forum Kelompok Kerja Guru (KKG), dan pembiasaan refleksi agar implementasi pembelajaran mendalam dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.